Si Bocah dengan Pamannya

Di pagi hari si bocah pergi ke rumah pamannya ,setelah berpamitan kepada orang tuanya ia langsung bergegas berangkat ke rumah pamannya. Dengan semangat ia mengayuh sepedanya. Sekitar 15 menit sampailah ia di rumah pamannya . Pamannya sedang megurus kebun di dekat rumahnya , ia pun meminta ijin untuk masuk dan pamannya mengijinkannya . Di dalam rumah pamannya ia belajar pelajaran bahasa ,ia belajar disertai dengan buku bahasa. Menjelang siang ia bermain dengan kawan-kawannya yang berada di kampung pamannya. Setelah cukup lama ia kembali ke rumah pamannya . “dimanakah pamanku ya?” tanyanya setelah ia sampai di rumah “sepertinya ia sedang tidur” . Karena kecapean ia pun mencari tempat yang bisa membuatnya rileks yang tak lain adalah kursi sederhana milik pamannya yang biasa ia duduki. Ia pun tertidur disitu . . . Setelah bangun si bocah membersihkan mukanya ,lalu teringat sesuatu bahwa setelah belajar bahasa ia biasanya suka menganalisis sesuatu “pantas saja tadi pagi terasa ada yang aneh 😌” ia pun mencari koran dan membaca-bacanya . Tak terasa malam pun tiba,pamannya sering melihat-lihat ke kebun untuk memastikan tanamannya aman atau tidak. Ia pun bertanya pada pamannya “Sedang apa paman?” “Yaa biasalaah lihat kebun” “Kenapa harus dilihat?” “Karna menurut paman kebun itu berharga” “Ooohh gitu toohh pamaan” “Kamu ada-ada saja bahasanya” “Hahaha 😄 ade gitu loh 😁” Si paman memberikan tanaman berupa bunga mawar,karna selain memiliki tanaman yang berbuah ia juga memiliki tanaman yang indah. “Bunganya cantik warna ungu..langka” ucap si bocah “Nah karna ini langka paman percayakan ke kamu..semoga kamu bisa menjaganya” “Siaapp” Muncul perasaan bertanggung jawab di hati si bocah,dan ia bertekad akan menjaganya dengan usaha semaksimal mungkin karena ia tau kepercayaan itu sebuah amanah yang wajib dilaksanakan

Iklan

Si bocah

Di suatu kampung ada beberapa orang yang menambang emas di sungai ,salah satunya seorang anak laki-laki berusia 10 tahun. Dia yang paling sering menambang emas diantara anggota keluarga lainnya.

Suatu hari dia melihat satu keluarga yang kompak bekerja sama menambang emas ,keluarga itu menggunakan cara cerdas untuk menambang cepat agar berbuah manis. Si anak lalu membandingkan kenapa keluarganya tidak begitu? Padahal semua anggota keluarga itu mempunyai kesibukannya masing-masing ,keluarganya pun sama mempunyai kesibukannya masing-masing lalu kenapa tidak bisa bekerja sama?

Si anak pun berpikir ingin membentuk keluarga masa depan yang bisa bekerja sama selalu kapan pun walaupun mempunyai kesibukan masing-masing ,dan si anak itu juga mengambil pelajaran di hari itu

Saya harap kawan-kawan semua bisa menebak pesan yang saya sampaikan 😃😃😁

Trima kasih sudah berkunjung

Assalamu’alaikum… 🙂

Pengalaman aneh? Pengalaman gila?

#pengalaman #ghaib

#anehtapinyata #gila

#experience

Assalamualaikum…

To the point oke 👌

Membahas hal yang ‘tak kasat mata‘ memang.. terkadang kita tak percaya akan tetapi hal ghaib itu ada percayalah…

.

.

Minggu,5 Juni 2016

Hari itu aku dan teman-teman ku pergi ke sekolah untuk mengikuti lomba di SMK yang ada di Bandung.

Sekitar jam 5 kami berangkat dari rumahku. Kami menempuh perjalanan dengan jalan kaki kami melewati perumahan dan dari perumahan itu menembus kebun/hutan kecil. Di perjalanan kami mengobrol dengan asyiknya yaa bahan obrolannya juga acak. Keluar dari hutan kecil aku dan kawan-kawan ku jalan lewat rel kereta api (karena memang untuk ke sekolah jika berjalan kaki melewati rel) di perjalanan rel kami masih asyik mengobrol walaupun keadaan saat itu masih gelap dan penerangan hanya diberikan oleh bulan. Tidak ada yang aneh sampai saat itu.Setelah itu kami melewati sawah kecil dan di perjalanan sawah itu terdengar suara yang tidak asing bagiku dan kawan-kawan “hi..hi..hi..hi..hi..hi..hi..hi..hi”

“Suara naon eta euy?” (suara apa itu?) tanya temanku untuk memastikan

Kuntilanak eta mah” (kuntilanak itu mah) kataku

Tapi euweh jen kuntilanak na oge” (tapi tidak ada jen kuntilanak nya juga) kata temanku yang satu lagi

(Ada 2 orang temanku)

Di saung ge euweuh” (di saung juga tidak ada)

Suara cekikikan itu masih terdengar di sepanjang jalan sawah(bukan sepanjang jalan kenangan ya 😀 )

“Lumpat weh lumpat” (lari saja lari)

“Hayu buru lumpat” (ayo cepat lari) kataku

Kamipun lari sekencang angin dan setelah agak jauh temanku bilang

“Geus jen geus euweuh” (sudah jen sudah tidak ada)

Kami rehat sejenak dan mengatur nafas terlebih dahulu,karena sudah mencapai Komplek BPC. Tiba-tiba lampu mati dan ada sesuatu yang terjatuh dari pohon tanpa ragu kami lari lagi menuju sekolah sekencang-kencangnya diibaratkan dikejar anjing Hahaha. Setelah sampai di sekolah kami beristirahat dan membicarakan kejadian tadi. Karena dilewati bersama kejadian itu membuat aku dan teman-temanku tertawa .Keadaan sekolah pun masih sepi dan masih diselimuti gelapnya subuh.

Yaa begitulah ceritanya,sebenarnya tidak sedikit hal yang tak lazim saya alami antara lain kejadian saat saya jadi timkes,adik saya seperti melihat sesuatu diluar rumahnya,kesurupan di sekolah dll.

Sebelum saya akhiri ,saya mengucapkan terima kasih sudah mau berkunjung. Dan pinggangku sudah pegal,tanganku kesemutan.

Wassalamualaikum..

Peristiwa itu

Assalamu’alaikum..
Wilujeung wayah kieu.. 🙂

Kali ini saya akan cerita lagi seperti biasa. Saya baru posting lagi karena yaa banyak urusan di sekolah saya,apalagi dari hari selasa kemarin kegiatan saya sangat padat, seperti jadi tim medis di sekolah karena salah satu ekskul melaksanakan SERTIJAB ,dll.
.
.
18 Juli 2015
Di saat senja datang aku dan mamahku pergi ke suatu tempat. Disaat berjalan mamahku bertanya “si bapak mana?” Aku bilang bapak ada di pangkalan ojek.
Setelah pulang, kami langsung pulang ke rumah. Tiba-tiba terdengar dari kejauhan orang-orang ricuh berbicara ,disaat suara itu terdengar di depan rumah ternyata orang-orang mengangkut bapa ke rumah.
Mamah ku langsung bergegas menyakan apa yang terjadi dan sebagainya,setelah dilihat-lihat gejala yang dialami bapa adalah stroke.
Aku pun melihat bapak ku yang terlihat sedang diam dan duduk dengan mata kepalaku sendiri langsung.
Aku menangis di dekapan uwa ku ,aku langsung berpikir aku harus berubah ,segalanya harus diubah ,aku harus lebih memperhatikan bapak ku .

Bapak ku lalu dibawa ke rumah sakit terdekat . Disaat itu aku melihat mamah ku yang sangat tegar dan langsung pintar mengambil tindakan. Disaat aku melihat wajah mamah ku  terlihat dia sangat menunjukkan kasih sayangnya kepada bapak saya,ketegarannya,sosok istri yang bisa diandalkan,dan tetap selalu berada di samping bapak ku.

Setelah didiagnosa oleh dokter,ternyata memang benar bapak ku divonis stroke.
.
Setelah hari itu aku jadi lebih membantu mamah ku,lebih memerhatikan bapak ku.
Hari-hari selanjutnya ketika mamah ku tidak sedang di rumah, aku jadi mengurus rumah tangga walaupun tidak semuanya total ,hal-hal yang penting aku kerjakan.

Seperti disaat mamahku ada pelatihan dari desa,dan harus menginap selama 3 hari,saat bibi ku sakit,saat melaksanakan tugas sensus,saat uwa ku sedang sakit dsb.
Ya memang walaupun begitu aku tetap seorang anak biasa yang suka bermain,tetapi kebanyakan ‘bermainnya’ itu di sekolah.

Maksud kali ini saya bercerita hal ini bukan untuk dikasihani,tetapi agar menjadi hal yang kawan-kawan dapat ambil hikmahnya, bahwa ayah ibu kawan-kawan itu sangat berharga jagalah mereka,sayangi mereka,dan perlakukanlah layaknya seperti orang yang sangat kalian hormati.
.
Saya akhiri cerita saya kali ini,mudah-mudahan kawan-kawan bisa mengambil hal positifnya.
Trima kasih sudah berkunjung 🙂 dan tetap semangat
Wassalamu’alaikum..

Hidayah/Pesan

image

Assalamualaikum…
Halo! Selamat sore kawan-kawan,
Kali ini saya akan menceritakan sesuatu yang saya dapat di bulan Mei 2017 tanggal nya saya lupa hehe 🙂
.
.
Ngomongin soal cinta memang ga ada habisnya,di masa remaja kebanyakan pemuda pengen punya pasangan sementara alias pacaran bro. Alasannya beragam dari yang pengen punya penyemangat,pendamping hidup(et dah), dll.
Kalo saya sendiri sih tidak pernah punya pacar, walaupun ada yang bilang saya ini ganteng (aseekk),kece,pinter,dan ga sedikit yang suka ke saya.. haha.
.
.
Kalo lagi ngaca sih menurut saya..saya itu ganteng(masashi haha), ga juga,biasa aja saya mah.. cuman bercanda hehe.
Namun di bulan Mei kemarin saya pun ingin mencoba hal yang belum pernah saya coba tentang cinta. Dan akhirnya saya mendapat hidayah(bukan buku hidayah) inti dari kata” si perempuannya ‘jodoh itu udah diatur,dan kenapa harus buru”?’
.
Yap,disitu saya langsung berpikir bagaimana bagusnya ,dan saya memutuskan tidak akan pernah pacaran,bukan seperti pemuda lebay yang ditolak langsung sakit hati,mau bunuh diri(gile amat XD) dll. Masalah penyemangat dan lainnya saya tidak akan mempedulikan itu
.
Yaa.. memang setiap orang mungkin butuh penyemangat ,tapi pacaran itu bukan solusinya. Jika hanya penyemangat dan sebagainya carilah teman sejati kawan.
Saya bersyukur sekali bisa mendapat hidayah dari Allah.SWT
Kalo tidaakk..akan beda ceritanya .
Cukup sekian kawan-kawan,sampai jumpa lagi.
Dan trima kasih sudah berkunjung 🙂
Wassalamualaikum

Raihan Adnan Yustiansyah

Assalamualaikum…
Halo! Perkenalkan nama saya Raihan Adnan Yustiansyah,biasa dipanggil rehan. Saya lahir di Bandung tanggal 22 Juli 2002, agama saya islam.

Saya anak ke-3 dari 3 bersaudara

image

          

Tujuan saya membuat akun ini,saya ingin menuangkan cerita hidup saya yang penuh warna-warni dan lika-liku (ah masa iya sih haha).
.
Saya akhiri dahulu perkenalannya nanti saya akan memposting cerita-cerita saya .
Good bye everybody! 🙂 haha
Wassalamualaikum..